Showing posts with label analisis. Show all posts
Showing posts with label analisis. Show all posts

Friday, 1 May 2015

UAS | [Sebuah Studi pada] STAR WARS: TERBENTUKNYA SEBUAH CULT

STAR WARS, PERANG BINTANG YANG MENJADI LEGENDA DUNIA PERFILMAN


Pernahkah Anda melihat atau mendengar kata-kata tersebut? Kata-kata pertama adalah adegan pembuka dari setiap film Star Wars, yang kedua adalah quote ikonik dari Darth Vader, antagonis utama di franchise Star Wars, dan yang paling bawah adalah quote dari film Star Wars yang sekarang telah menjadi salam khas di antara penggemar Star Wars. Bila pernah, pastilah Anda mengetahui keberadaan film Star Wars yang telah menjadi franchise legenda dalam genre science-fiction.
Franchise Star Wars pertama hadir di kalangan masyarakat dalam bentuk film, yang terdiri dari dua trilogy, yaitu Original trilogy dan Prequel Trilogy, yang lalu sukses besar dan merambah ke media lain (yang biasa disebut “Expanded Universe”) seperti novel, serial televisi, video games, dan komik.

Film-film Star Wars yang merupakan fokus utama dari seluruh franchise Star Wars

Expanded Universe dari Star Wars
Expanded Universe tersebut sebenarnya diciptakan untuk mengisi kekosongan selama 16 tahun hiatus di antara Original Trilogy dan Prequel Trilogy. Franchise Star Wars ini pada awalnya berada di bawah naungan Lucasfilm, production company sang kreator, George Lucas, tapi pada tahun 2012, Walt Disney Company membeli hak cipta tersebut seharga US$ 4,05 miliar (setara dengan 52,5 triliun rupiah). Pada 25 Desember 2015 akan dirilis film Star Wars ketujuh, yaitu Star Wars VII: The Force Awakens.
Film Star Wars ketujuh yang akan dirilis saat Natal 2015 (starwars.com)
Star Wars secara garis besar menceritakan perselisihan pihak baik dan pihak jahat. Pihak baik diwakili  oleh kaum Jedi, sementara pihak jahat diwakili kaun Sith. Namun cerita yang disajikan tidaklah semudah itu. Franchise ini mengandung banyak tema, mulai dari peperangan, drama, cinta, pengorbanan, sampai filosofi dan keagamaan. Setting Star Wars itu sendiri berada di sebuah galaksi yang “far, far away” (nun jauh) dan berada di masa lalu. Agak tidak masuk akal juga kalau dipikir-pikir...

FAKTA UNIK: 4 Mei dinobatkan menjadi Star Wars Day/Hari Star Wars di kalangan fans seluruh dunia, disebabkan permainan kata dari “May the Force be with You” menjadi “May the Fourth be with You”


FANATIK: POSITIF DAN NEGATIF

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Star Wars adalah salah satu franchise paling berpengaruh di abad ke-20, bahkan sampai abad ke-21 ini. Sekilas info, franchise ini sering dibanding-bandingkan dengan Star Trek, yang juga merupakan franchise luar angkasa yang telah ada sejak 50 tahun yang lalu. Banyak yang menuduh Star Wars mencontek Star Trek, karena Star Trek dirilis terlebih dahulu (tahun 1966), sementara Star Wars dirilis belakangan (tahun 1977). Tetapi para fans Star Wars membantah hal tersebut karena kedua franchise tersebut memiliki tema yang jelas beda, walaupun sama-sama bertempat di luar angkasa. Star Trek pada dasarnya menitikberatkan pada penjelajahan luar angkasa (TREK=perjalanan/penjelajahan yang panjang),  sementara Star Wars menitikberatkan pada peperangan (WARS=peperangan).
Walaupun tampaknya permasalahan mencontek tersebut telah terselesaikan, para fanatik Star Wars tampak tidak terima dengan tuduhan tersebut, bahkan dikatakan ada yang balik menuduh yang tidak-tidak pada Star Trek untuk membuat Star Wars terlihat lebih bagus.
Aman untuk mengatakan bahwa fans yang melakukan hal tersebut telah masuk ke dalam kategori “fanatik”. Sebenarnya, apakah fanatik itu? Menurut kamus, “fanatik” memiliki arti seseorang yang memiliki obsesi berlebihan terhadap sesuatu dan meyakini hal tersebut adalah hal yang benar, padahal belum tentu.
Tidak semua fanatik membawa aura negatif bagi sesuatu yang disukainya. Ada pula fans fanatik yang membawa aura positif. Contohnya saja pada franchise Star Wars ini, di mana dapat ditemukan fanatik yang negatif dan positif. Dalam hal yang negatif, seperti yang disebutkan di atas bahwa fanatik tersebut menjelek-jelekkan franchise lain dan menganggap Star Wars adalah franchise nomor satu di dunia. Hal itu dapat berakibat buruk bagi keseluruhan fans. Seperti halnya istilah exception fallacy, yaitu membuat simpulan tentang kelompok hanya berdasarkan penilaian data yang diperoleh dari individual. Mungkin dalam kasus ini bukan penilaian individual yang salah diasumsikan, melainkan penilaian terhadap fanatik negatif tersebut.
Kelompok fanatik yang positif adalah sekelompok fans yang tidak menjelek-jelekkan franchise lain, melainkan menghargai fans dan franchise lain tersebut. Bila yang dilakukan fanatik negatif dalam mengekspresikan kecintaannya adalah menjelek-jelekkan franchise lain, maka yang dilakukan oleh fanatik positif adalah mendukung franchise yang disukainya tersebut tanpa merendahkan franchise lain. Misalnya dengan membuat acara kumpul bareng sesama fans, pesta cosplay, kegiatan marathon film Star Wars, maupun membeli merchandise yang ada.
Kelompok fanatik positif dari franchise Star Wars yang terkenal adalah The 501st Legion, yaitu kelompok fans berskala internasional yang mendedikasikan dirinya dalam membuat dan memakai replika armor Stormtrooper (prajurit Darth Vader), Ksatria Sith, Clone Troopers, pemburu hadiah, dan tokoh-tokoh antagonis lainnya dalam franchise Star Wars.

Logo The 501st Legion (twitter.com)

The 501st Legion (501st.com)

The 501st Legion juga dikenal dengan sebutan Vader’s Fist di kalangan fans. Kelompok berdedikasi ini sekarang telah memiliki lebih dari 7.000 anggota dengan hampir 11.000 kostum buatan. Legion ini aktif di 6 benua, dengan Garrison dan Outpost (buatan) di 50 negara di seluruh dunia. Legion ini biasa “muncul” saat adanya acara promosi, kasual, dan amal sebagai permintaan dari Lucasfilm (production company Star Wars) itu sendiri. Walaupun tidak terikat secara resmi pada Lucasfilm dan Walt Disney Company, Legion ini merupakan kelompok fans favorit Lucasfilm.
The 501st Legion ini merupakan contoh dari fanatik positif dari franchise Star Wars, karena membawa dampak baik bagi masyarakat dan juga didukung oleh Lucasfilm itu sendiri. Selain membuat dan memakai kostum para karakter Star Wars, Legion ini juga mengajak para fans generasi baru (terutama anak-anak dan para remaja) untuk ikut bergabung merayakan passion mereka terhadap franchise Star Wars. Tidak hanya itu, Legion ini juga mengasah kreativitas dari para fans Star Wars yang tidak puas dengan hanya membeli action figures. Mereka ingin MENJADI action figures tersebut dengan membuat sendiri replika kostum karakter Star Wars, menurut mereka tidak ada yang dapat melebihi kepuasan menjelma menjadi seorang karakter Star Wars yang mereka cintai.
Legion ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya dengan melakukan aksi amal seperti walk-a-thons, donor darah, dan juga mengunjungi anak-anak yang dirawat di rumah sakit. Karena itu, The 501st Legion ini juga dengan bangga menyatakan diri mereka sebagai “the bad guys who do good” (penjahat yang beramal).
Anggota The 501st Legion yang membantu acara donor darah di Red Cross Amerika (dailydragon.dragoncon.org)

Saat mereka diminta untuk tampil, mereka tidak pernah meminta bayaran, dan hanya meminta donasi seikhlasnya. Sampai tahun 2012, Legion ini telah mendonasikan lebih dari $ 184 ribu dalam aksi amal langsung dan berpartisipasi dalam aksi amal di seluruh dunia dan menghasilkan $ 14,7 juta di seluruh dunia.

HUBUNGAN DENGAN TEORI GAYA HIDUP DAN HEGEMONI

Bagi para anggota, The 501st Legion ini telah menjadi sebuah gaya hidup yang didasari oleh franchise Star Wars. Legion ini sesuai dengan kategori diferensiasi dan subculture harmonis dalam teori gaya hidup. Kelompok fanatik ini dapat digolongkan pada kategori diferensiasi karena membedakan dirinya dengan masuk/membuat sebuah kelompok baru, yang adalah The 501st Legion tersebut, tetapi tidak melawan dan menolak kelas-kelas tertentu yang telah ada sebelumnya.
Sedangkan kategori subculture harmonis cocok dengan Legion ini karena merupakan sekelompok orang yang adalah bagian dari budaya yang besar dan memiliki aturan dan gaya hidup tersendiri, yang tercermin dari aktivitas mereka. Selain itu, Legion ini juga dibentuk karena adanya kesamaan interest, estetika, dan pandangan hidup. The 501st Legion juga berjalan berdampingan dan harmonis dengan kelompok budaya yang dominan (yang tidak termasuk fans Star Wars). Masyarakat umum tidak mencela dan mengucilkan Legion ini, malah menaruh hormat dan mendukung mereka.
Walaupun menghasilkan kelompok budaya yang berdampak positif bagi masyarakat, tetap saja The 501st Legion ini adalah hasil dari sebuah hegemoni. Dapat dijabarkan bahwa pihak pencipta Star Wars “menguasai” orang-orang yang “tersihir” oleh pesona Star Wars yang melegenda. The 510st Legion ini memang “terkuasai” oleh Star Wars, tetapi secara sukarela, tidak ada paksaan, dan malah telah memasuki tahap mengabdi pada Star Wars.

AKHIR KATA...

Gaya hidup zaman sekarang memang banyak dipengaruhi oleh hegemoni lingkungan sekitar. Apalagi saat pihak kapitalis mulai menentukan standar-standar kehidupan yang dianggap “wajar” oleh mereka. Star Wars pun salah satunya, bagi beberapa fanatik, mereka akan membeli semua merchandise yang berhubungan dengan Star Wars, tidak peduli berapa pun harganya dan akan selalu berusaha untuk up-to-date dengan semua merchandise yang ada. Hal tersebut tentunya menguntungkan pihak penjual merchandise tersebut, dan juga menguntungkan sang penggemar, karena mendapatkan yang dia inginkan.

Tetapi The 501st Legion ini tidak 100% tunduk pada hegemoni yang ada. Malah mereka memanfaatkan popularitas Star Wars untuk menggalang dana dan membantu masyarakat. Kita memang tidak bisa lepas dari hegemoni, tetapi kita bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Buanglah hal-hal hegemoni yang berujung pada keburukan dan kembangkanlah dampak hegemoni yang baik.

Sunday, 5 April 2015

[Sebuah Studi pada] TVC Post-it Super Sticky Notes

Pasti udah kenal atau setidaknya pernah dengar brand "Post-it", bukan?

Produk Post-it Super Sticky Notes adalah salah satu variasi dari Post-it notes dengan kelebihan memiliki lem luar biasa lengket yang dijamin tidak akan lepas dalam waktu lama. Berguna untuk menyimpan catatan penting di mana saja, baik di dinding, lemari, ataupun pintu lemari es. Tulisan juga tidak cepat luntur di atas notes ini.
Produk ini juga dikenal dengan nama Post-it Super Sticky Full Adhesive Notes dan tersedia dalam dua ukuran, 3 x 3 inch (7,5 x 7,5 cm) dan 2 x 2 inch (5 x 5 cm). berbagai varian warna:
Varian warna Post-it Super Sticky Notes (amazon.com)

Tumpukan notes ini juga dapat ditempelkan pada suatu permukaan (misalnya laptop, bagian dalam binder, atau meja) dan menjadi dispenser notes alami: Demo

Produk ini juga memiliki beberapa varian TVC, salah satunya adalah


Screencaps iklan

Dalam TVC tersebut ditampilkan seorang anak kecil yang sedang bermain sendiri di sebuah rumah. Seharusnya ada sang ibu yang menjaganya, tetapi sang ibu mungkin sedang sibuk dan berada di ruangan lain. Sang ayah tidak ada di rumah karena tentunya sedang bekerja. Sang anak sedang menggeser sebuah kursi kecil (atau biasa disebut jojodog dalam bahasa Sunda :D). Jojodog itu digunakannya untuk mengambil selembar Post-it Super Sticky Notes berwarna kuning yang ditempel di dinding. Sang anak meloncat dan berpegangan pada selembat notes tersebut dan tidak jatuh, membuktikan bahwa daya rekat dari notes tersebut sangatlah bagus. Sang ibu datang lalu mengambilkan notes tersebut untuk anaknya.
Melihat jalan cerita yang ada, dapat disimpulkan bahwa iklan tersebut mewakili tema keluarga, lebih spesifik lagi tentang anak-anak. Juga menunjukkan bahwa warna kuning Post-it Notes adalah warna yang mencolok sehingga menarik perhatian anak tersebut.
Inti dari iklan tersebut adalah bahwa Post-it Super Sticky Notes memiliki daya rekat luar biasa sehingga dapat menahan anak tersebut agar tidak jatuh. Dapat dilihat pula bahwa selain untuk menjadi catatan pengingat, Post-it Notes juga dapat menjadi sarana bermain anak-anak.
Gaya hidup yang diwakili iklan tersebut adalah aktif, karena sang anak pada masanya adalah seorang individu yang aktif alias tidak mau diam.

Target audience iklan:
Orang tua (ayah dan ibu) yang mempunyai anak balita (yang tidak diragukan lagi aktifnya minta ampun), berusia 27-40 tahun, tinggal di daerah urban, dan berpenghasilan menengah ke atas (karena harga Post-it Notes yang cukup mahal)

Melihat spesifikasi tersebut, maka produk ini akan cocok bila digunakan oleh aktris Angelina Jolie. Aktris papan atas Hollywood tersebut dikenal telah mengadopsi anak dari berbagai negara, seperti Maddox (Kamboja), Pax (Vietnam), Zahara (Ethiopia), dan mempunyai tiga orang anak kandung, yaitu Shiloh dan si kembar Knox dan Vivienne. Angelina bisa saja membuat permainan atau mengajarkan berbagai bahasa pada anak-anaknya dengan menggunakan Post-it Super Sticky Notes. Dikarenakan variasi warna yang menarik sehingga anak-anak akan tertarik dan tidak cepat bosan. Tulisan juga tidak akan cepat luntur di atas notes ini, juga akan mudah ditempel di ruang bermain atau di dinding tanpa takut akan lepas dan menjadi sampah.

Sunday, 22 March 2015

[Sebuah Studi pada] Fenomena Hegemoni: "PAKAI MAC = KREATIF?"

PROLOG
Apa itu Hegemoni?
Hegemoni dapat diartikan sebagai penguasaan satu belah pihak terhadap pihak lain yang didasari oleh kesukarelaan. Jadi, penguasaan ini tidak memberatkan kedua belah pihak, malah bersifat komensalisme (satu pihak diuntungkan, tetapi pihak lain tidak dirugikan). Pihak lain tersebut tidak dirugikan karena pada dasarnya mereka menyetujui ide, gagasan, maupun ideologi yang ditawarkan pihak penguasa tersebut. Mereka tidak dipaksa untuk memiliki kesamaan pendapat, malah karena menyetujui ideologi dari pihak penguasa, pihak lain tersebut malah akan menunjukkan pengabdian pada ideologi tersebut.

FENOMENA "PAKAI MAC = KREATIF"?
Apple adalah sebuah merk yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ada kemungkinan bahwa setiap orang di sekitar anda memiliki paling tidak 1 produk keluaran Apple. Entah itu iPhone, iPod, Mac, ataupun MacBook. Apa yang membuat orang-orang ingin memiliki produk Apple?
Produk-produk Apple
Kiri-kanan: iPad, iPhone, Mac, MacBook (idigitaltimes.com)
Keuntungan membeli sebuah produk pada dasarnya dibagi 2: yaitu USP (unique selling point/keuntungan fisik) dan ESP (emotional selling point/keuntungan emosional). Ditinjau dari USP-nya, Apple memang dikenal sebagai produsen dari produk-produk yang berkualitas dan juga memiliki desain yang sederhana dan unik. Sedangkan dari sudut pandang ESP inilah yang menjadi titik fokus dari fenomena yang akan dibahas.
Banyak orang yang percaya bahwa memiliki sebuah produk Apple, terutama komputer (Mac/Macintosh) dan laptopnya (MacBook) akan membuat seseorang menjadi kreatif ...atau setidaknya terlihat kreatif. Sehingga ada yang menyatakan bahwa produk Apple bukanlah sebuah "produk", melainkan sebuah gaya hidup/lifestyle bagi orang "kreatif".
Pasti ada saja orang di sekitar kita yang merasa "kreatif" karena memiliki/menggunakan Mac atau MacBook. Pertanyaannya cuma 1: mengapa? Apa yang menyebabkan munculnya pemikiran seperti itu?
Setelah ditelusuri, ternyata pemikiran tersebut ada hubungannya dengan sejarah Apple yang selalu dihubung-hubungkan dengan fotografi, kreativitas, dan industri desain. Pada tahun 1984, Apple meluncurkan produk pertama Mac (komputer).

Produk Macintosh yang diluncurkan tahun 1984 (imgkid.com)
Pada masa itu, komputer adalah barang yang tidak seharusnya dipakai secara pribadi karena harganya yang mahal dan harus dioperasikan oleh sekelompok ahli pemrograman, bukan oleh individu amatir. Mac yang dilengkapi dengan Graphic User Interface (untuk tampilan visual) yang memadai dan harga terjangkau lalu diluncurkan untuk menghancurkan pemahaman bahwa komputer adalah suatu produk yang rumit. Sejak saat itu, Apple mulai membangun reputasi sebagai sekelompok outsiders/orang luar yang berbahaya dan kreatif karena berpikir di luar kotak (outside the box). Dari sana timbul pemikiran bahwa Apple dan konsumen produknya adalah orang-orang kreatif yang berbeda dari orang lain.
Contoh dari iklan cetak dari Apple yang menegaskan bahwa Apple adalah produk yang beda dari yang lain/unik (mactrast.com)

Pemikiran bahwa Apple adalah sebuah merk yang kreatif telah tertanam di pikiran orang-orang sampai sekarang. Sulit untuk membantahnya karena kreativitas dari Apple sendiri telah tercermin dari tampilan visual produk-produknya. Hal itu juga diperkuat dengan slogan Apple yang tentunya telah mendunia, yaitu "Think Different".
Slogan terkenal Apple (wikipedia.org)
Tentunya pemikiran tersebut tidak hanya menguntungkan bagi para konsumen Apple, yang dianggap kreatif (...padahal belum tentu... cuma sugesti saja...) saat memiliki produk Apple. Apple sendiri diuntungkan dengan adanya pemikiran tersebut. Pada zaman sekarang, desainer banyak bermunculan karena adanya perkembangan zaman. Sebenarnya, Mac sendiri tidak terbatas hanya untuk desainer, tetapi banyak juga digunakan oleh orang-orang di industri kreatif lainnya. Jadi pada fenomena ini, kedua belah pihak diuntungkan. Pihak Apple mendapatkan keuntungan karena orang-orang membeli produknya, sementara konsumen pun diuntungkan secara emosional karena dianggap kreatif saat memiliki produk Apple.

Sunday, 8 March 2015

[Sebuah Studi pada] TANDA DALAM FILM KINGSMAN: THE SECRET SERVICE

✎✐✎✐✎✐✎✐✎✐✎✐

Tanda: sesuatu yang mewakili sesuatu/keadaan/kondisi/kualitas tertentu

Tanda merupakan elemen yang penting dalam kehidupan manusia karena komunikasi antarmanusia hanya dapat disampaikan melalui tanda.

Jenis-jenis tanda:
Tanda gerak/isyarat
(www.parentspartner.com)



Tanda bunyi
KIRI: suara (dihasilkan manusia) | Kanan: bunyi (dihasilkan benda)
(www.bbc.co.uk & www.youtube.com)

Tanda tulisan (huruf dan angka)
(www.nileguide.com)
Tanda gambar
(www.tecnofot.gr & www.hinikersigns.com)



Definisi 2 Teori Tanda:
1. Diadik (oleh Ferdinand de Saussure)
Petanda/signified = objek fisik tanda
Penanda/signifier = arti dari objek tersebut
Contoh dari diadik:
petanda: logo radioaktif
penanda: bahwa suatu benda/lokasi mengandung bahaya radioaktif
(www.all-free-download.com)
Tetapi teori tanda diadik memiliki suatu kelemahan. Setiap orang dapat mengartikan suatu petanda secara berbeda-beda. Contohnya logo radioaktif di atas. Orang yang mengetahui logo tersebut akan langsung berkata "itu simbol radioaktif", tetapi orang yang tidak mengetahui arti logo tersebut bisa saja berkata "itu simbol kipas angin". Tidak dapat disalahkan juga karena visual logo tersebut memang menyerupai bentuk kipas angin.

2. Triadik (oleh Charles Sanders Pierce)
Teori diadik Saussure 'diperbaiki' oleh Pierce yang mengemukakan teori triadik yang memiliki tiga elemen seperti yang dapat dilihat di gambar di atas. Pada teori triadik ini Pierce menambahkan elemen budaya masing-masing individu yang mengartikan sebuah petanda.

Jenis tanda menurut Pierce:
1. IKON: tanda yang memiliki persamaan dengan objek yang diwakilinya
- ilustratif/photographic: penggambaran secara harafiah
- diagram/stilasi: penggambaran tidak secara harafiah
Contoh ikon ilustratif: foto PS Vita pada iklan di atas
(www.thevitalounge.net)
Contoh ikon stilasi: logo berbentuk burung hantu
(www.behance.net)

2. INDEKS: tanda yang memiliki petunjuk terhadap benda yang diwakilinya
Contoh indeks: tulisan Green Tea Latte menunjukkan bahwa kemasan tersebut berisi minuman green tea latte
(www.bukalapak.com)

3. SIMBOL: tanda yang telah disetujui/ada kesepakatannya
Contoh simbol: logo pada kamera Canon
(www.canon.com)


! Suatu tanda bisa berupa ikon sekaligus indeks, misalnya pada tanda recycle bin. !
! Recycle bin merupakan sebuah ikon berbentuk tong sampah !
! Recycle bin berbentuk tong sampah merupakan indeks yang menandakan fungsinya untuk membuang file !

✎✐✎✐✎✐✎✐✎✐✎✐



Poster-poster yang dirilis untuk film Kingsman: The Secret Service

Info film:


  • Produksi: Twentieth Century Fox, Marv Films, TSG Entertainment
  • Pemain: Colin Firth, Taron Egerton, Samuel L. Jackson, Mark Strong
  • Sutradara: Matthew Vaughn (Kick-Ass, X-Men: First Class)
  • Durasi: 129 menit
  • Genre: Action | Adventure | Comedy
  • Tanggal rilis: 11 Februari 2015 (Indonesia) | 13 Februari 2015 (Amerika)


SINOPSIS


Seorang remaja bermasalah bernama Gary "Eggsy" Unwin tinggal bersama dengan ibunya, Michelle, dan adik perempuan tirinya di bawah teror ayah tirinya, Dean. Melalui suatu kejadian, Eggsy bertemu dengan Harry Hart atau "Galahad". Galahad adalah salah satu agen veteran dari agensi rahasia yang disebut "Kingsmen".

Eggsy lalu direkrut menjadi salah satu kandidat agen dengan codename Lancelot. Lancelot yang sebelumnya gugur dalam misi menyelamatkan seorang ilmuwan bernama James Arnold yang diculik oleh pihak misterius yang dipimpin oleh Gazelle, seorang pembunuh wanita, dan Richmond Valentine, seorang billionaire ambisius yang bermaksud untuk menghancurkan umat manusia.
Terjadi kekacauan saat Galahad berusaha menghentikan uji coba genosida yang dilakukan Valentine. Galahad berhasil bertahan hidup tetapi Valentine lalu membunuhnya. Eggsy lalu menemui Arthur, pemimpin agensi Kingsmen. Setelah menggagalkan upaya Arthur (yang adalah komplotan Valentine) untuk membunuhnya, Eggsy bergabung bersama Merlin dan Lancelot (Roxy) untuk menghentikan Valentine. Eggsy dan Merlin menyusup ke dalam markas Valentine sementara Roxy menghancurkan satelit Valentine yang digunakan untuk mengirim sinyal untuk mengendalikan umat manusia. Eggsy lalu bertempur dengan pasukan penjaga Valentine dan mengalahkan Gazelle, dan pada akhirnya membunuh Valentine dan menyelamatkan dunia.



TOKOH-TOKOH UTAMA DALAM FILM KINGSMAN: THE SECRET SERVICE





--


ANALISIS IKON, INDEKS, DAN SIMBOL PADA FILM KINGSMAN: THE SECRET SERVICE


Scene yang dipilih: saat Galahad memperlihatkan perlengkapan yang dimiliki oleh agen-agen Kingsmen pada Eggsy



Screencaps adegan (klik untuk memperbesar)


A. TANDA-TANDA VISUAL


Ikon:

  • kursi dengan bantalan hitam, chandelier emas, lemari pajangan berbahan kayu cokelat tua dengan kaca, senapan mesin hitam, senapan sniper hitam, pistol warna hitam, peredam suara pistol, peluru, pin emas, granat berbentuk pematik emas, pena hitam-emas, payung, pisau, jam tangan
  • seorang pria berumur 50an, memakai kemeja putih, dasi hitam, celana kain abu-abu, jas abu-abu, kacamata berbingkai hitam, sepatu oxford hitam, cincin emas
  • seorang remaja laki-laki berpakaian baju hitam berkerah, jaket kuning-hitam, celana hitam, topi baseball putih, dan sepatu olahraga
Indeks:
  • kemeja, dasi, dan jas yang dikenakan oleh Galahad = yang mengenakannya adalah pria berkelas dan necis
  • topi, jaket, dan sepatu olahraga yang dikenakan oleh Eggsy = Eggsy adalah orang yang bergaya anak muda, cuek, kasual, dan aktif
  • chandelier = merupakan tanda bahwa ruang perlengkapan ini adalah ruang yang berkelas karena chandelier adalah benda penerang ruangan yang biasa dipasang di ruangan yang terkesan berkelas
  • tidak adanya jendela = bahwa ruangan ini adalah ruangan rahasia yang tidak kelihatan dari luar dan hanya bisa diakses melalui pintu rahasia
  • bordir di sepatu pantofle = bahwa pantofle itu custom-made dan berkelas
  • gesture dua jari tangan kiri di bawah hidung dan tangan kanan menunjuk ke depan = salam Nazi Hitler
  • ekspresi Eggsy dengan mata membelalak dan mulut terbuka = ekspresi kagum
Simbol:
  • logo emas Kingsman


B. TANDA-TANDA AUDIO


Ikon:

  • bunyi kait yang ditekan ke bawah
  • bunyi pisau yang dikeluarkan dari sepatu
  • bunyi pisau yang dimasukkan kembali ke dalam sepatu
Indeks:
  • nada berbicara Galahad yang datar tetapi tegas = bahwa dia adalah seorang profesional dan tahu-menahu mengenai semua hal tentang senjata dan perlengkapan yang ada di ruangan itu



--


KESIMPULAN YANG DAPAT DIAMBIL


Simbol-simbol visual maupun audio yang terdapat dalam film Kingsman ini memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi. Visual yang ada menyampaikan bahwa ruangan tersebut adalah ruangan yang berkelas dan rahasia. Pakaian yang dikenakan para tokoh dan nada bicara juga dapat menyampaikan watak seorang karakter.

Contohnya adalah pada karakter Eggsy, pada saat dia masih menjadi seorang karakter yang cuek, dia berpakaian seperti anak remaja pada umumnya (baju, celana warna gelap, jaket, sepatu olahraga, topi baseball). Tetapi di akhir film, dia berubah menjadi karakter yang terlihat berkelas dengan jas, kemeja, dasi, celana kain, dan kacamata berbingkai.
Jas yang digunakan oleh para agen Kingsman juga dapat dianggap sebagai simbol karena meniru ciri khas karakter James Bond yang notabene adalah seorang agen rahasia ikonik.